Salah satu ciri-ciri musik jazz yaitu adalah Ber-improvisasi. Namun dalam era yang semakin modern ini, sudah banyak sub genre yang bermacam macam juga menggunakan improvisasi untuk menambah nilai estetika dalam sebuah karya atau lagu. Dalam perkembangan tersebut sudah banyak gitaris atau guru-guru musik yang memberikan berbagai metode dan cara untuk berimprovisasi.
Dalam teori musik, ada tiga cara yang efektif untuk ber-improvisasi yaitu sebagai berikut
1. Improvisasi menggunakan Chordal
2. Improvisasi menggunakan Skala Modus/ Modal.
3. Imporovisasi Menggunakan Licks
Naah Pada kesempatan kali ini, Aku akan jelaskan baagaimana cara berimprovisasi menggunakan skala Hexatonik
Apa itu "Hexatonic Scale"?
Secara sederhana, Hexatonic Scale adalah tangga nada yang terdiri dari enam nada berbeda dalam satu oktaf. Kata “hexa” berasal dari bahasa Yunani yang berarti enam, dan “tonic” berarti nada.
Tidak seperti tangga nada mayor atau minor yang biasanya memiliki tujuh nada, hexatonic memberi ruang lebih longgar dan fleksibel, sehingga cocok untuk menciptakan warna musik yang segar dan berbeda.
Jenis-Jenis Hexatonic Scale
Hexatonic bukanlah satu tangga nada yang spesifik, melainkan kategori. Ada beberapa bentuk populer yang sering dipakai musisi:
1. Hexatonic Blues Scale
Bisa dianggap sebagai versi “modifikasi” dari pentatonik minor dengan tambahan blue note (b5).
Contoh:
C – Eb – F – F# – G – Bb
Skala ini sering dipakai gitaris blues, rock, hingga jazz untuk menghasilkan nuansa ekspresif.
2. Hexatonic Whole-Tone Scale
Tangga nada ini terdiri dari enam nada dengan jarak seluruh nada (whole step).
Contoh:
C – D – E – F# – G# – A#
Karakter suaranya cenderung ambiguitas tonal (tidak jelas mayor/minor) dan sering digunakan oleh komposer klasik modern maupun musik film untuk menciptakan kesan misterius atau melayang.
3. Hexatonic Augmented Scale
Skala ini tersusun dari pola semitone + minor third yang berulang.
Contoh:
C – D# – E – G – G# – B
Skala ini banyak dipakai dalam musik jazz dan fusion untuk memberikan warna eksotis dan tension pada improvisasi.
4. Hexatonic Major/Minor Variations
Beberapa musisi juga membuat variasi hexatonic dari tangga nada mayor atau minor dengan menghapus satu nada tertentu. Misalnya:
- C Major Hexatonic: C – D – E – G – A – B (hilang nada F)
- A Minor Hexatonic: A – C – D – E – G – B (hilang nada F)
Jenis ini sering dipakai karena lebih sederhana, tetapi tetap punya nuansa segar dibandingkan mayor/minor standar.
Fungsi dan Kegunaan Hexatonic Scale
Mengapa musisi menggunakan hexatonic scale? Berikut beberapa alasannya:
- Improvisasi lebih kreatif – Dengan mengurangi satu nada dari skala 7 nada, improvisasi jadi lebih “lega” tanpa banyak tabrakan.
- Memberi warna unik – Suaranya bisa lebih bluesy, jazzy, bahkan mistis tergantung jenis hexatonic yang dipakai.
- Cocok untuk eksplorasi – Musisi jazz, blues, hingga rock sering memanfaatkan hexatonic untuk keluar dari pola mayor-minor yang itu-itu saja.
- Mudah dipelajari – Bagi gitaris, pola hexatonic relatif gampang dimainkan karena mirip pentatonik, hanya dengan sedikit tambahan atau pengurangan nada.
Contoh Penggunaan Hexatonic dalam Musik
- Blues & Rock: Eric Clapton, Jimi Hendrix, dan Stevie Ray Vaughan kerap menggunakan hexatonic blues scale.
- Jazz: John Coltrane dan Herbie Hancock memanfaatkan hexatonic augmented scale dalam improvisasi kompleks.
- Klasik Modern: Komposer Claude Debussy dan Olivier Messiaen menggunakan whole-tone hexatonic scale untuk menciptakan kesan dreamy dan eksperimental.
Kesimpulan
Hexatonic scale adalah salah satu “senjata rahasia” dalam dunia musik. Dengan hanya enam nada, ia bisa menghadirkan beragam nuansa mulai dari bluesy, jazzy, eksotis, hingga misterius.
Bagi musisi, terutama gitaris atau improvisator, mempelajari hexatonic scale bisa membuka pintu baru dalam eksplorasi musik—lebih luas dari pentatonik, tetapi tidak serumit heptatonik.
Jika kamu ingin memperkaya permainanmu, coba masukkan hexatonic scale ke dalam improvisasi atau komposisi berikutnya. Siapa tahu, itulah yang membuat musikmu terdengar berbeda dan lebih berkarakter. Gaskeeeeeen !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar